Lebih Dekat dengan Pahlawan lewat Khatulistiwa

DRAMA musikal ini dibuka dengan adegan perjalanan seorang ayah dan enam anak serta keponakannya. Sang ayah kemudian mendongeng pada saat mereka berkemah dalam acara liburan bersama. Di sanalah sang ayah menceritakan semangat perjuangan Pangeran Kornel terhadap Daendels, kisah Cut Nyak Dien, Sisingamangaraja, Christina Martha Tiahahu, Dewi Sartika, Sultan Hasanuddin, dan penggerak Sumpah Pemuda sampai era Proklamasi Kemerdekaan yang dilaksanakan Soekarno dan Hatta. Namun, di tengah cerita perjuangan bangsa Indonesia di masa lalu, diekspos pula potret generasi muda Indonesia yang mulai melupakan nilai budaya leluhur. Itulah merupakan secuplik penampilan drama musikal berjudul Khatulistiwa yang digarap Adjie N A selaku sutradara, yang ditampilkan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jumat (18/11). Adjie menggandeng Ifa Fachir, Simhala Avanda, dan Ava Victoria sebagai penata lagu dan musik serta Mima Yusuf dan Nataya Bagya sebagai penulis naskah. Penata gerak ialah Jefriandi Usman,...


Great History Lesson Despite Few Bum Notes: New Musical 'Khatulistiwa'

Jakarta. Indonesia’s national heroes have been remembered and celebrated in a new musical, “Khatulistiwa,” premiering at Teater Jakarta in Taman Ismail Marzuki, Jakarta, on Friday (18/11). Featuring 100 performers, the musical was produced by the Josodirdjo Foundation and marketing service company Zigzag Indonesia. The main sponsor was CIMB Niaga bank. Josodirdjo Foundation founder Tiara Josodirdjo said the musical celebrates the sacrifices that Indonesia’s national heroes made and encourages young people to make bigger contributions to their country. It took one year of preparations and rehearsals to produce the show. Musical director Adjie N.A. said the show was an interplay of various storytelling media. “We use multimedia installations, costumes, songs and dances that suggest specific places and eras,” Adjie said. The songs are made up of nearly 50 new arrangements of traditional and modern Indonesian songs from different regions....


Tiga Setengah Jam Sejarah Indonesia dalam Drama Khatulistiwa

Jakarta, CNN Indonesia — Tanah airku tidak kulupakan
 Kan terkenang selama hidupku
 Biar pun saya pergi jauh 
Tidak kan hilang dari kalbu
 Tanah ku yang kucintai
 Engkau kuhargai Walaupun banyak negri kujalani Yang masyhur permai dikata orang Tetapi kampung dan rumahku Di sanalah kurasa senang Tanahku tak kulupakan Engkau kubanggakan Lantunan lagu nasional berjudul Tanah Airku itu dibawakan oleh Sita Nursanti ‘RSD’ sebagai pembuka sebuah pertunjukan drama musikal bertajuk ‘Khatulistiwa.’ Lagu itu membuat merinding karena menularkan semangat mencintai bangsa, dengan tidak melupakan sejarahnya. Di balik tempat Sita berdiri, terdapat layar besar yang menampilkan cuplikan para pejuang kemerdekaan Indonesia lewat sebuah video 3D. Ada wajah Dewi Sartika, Ki Hajar Dewantara, I Ketut Jelantik, HOS Tjokroaminoto, Tjut Njak Dien, Sultan Hassanudin, Soekarno, Bung Tomo. Penampilan Sita juga dimeriahkan beberapa anak berpakaian Pramuka yang lalu lalang di antara...


Rio Dewanto hingga Tika Bravani Siap Ramaikan Drama Musikal Khatulistiwa

JAKARTA – Pentas drama musikal Indonesia kembali dimeriahkan dengan karya anak bangsa yang mengangkat tentang perjuangan para pahlawan. Jelang peringatan Hari Pahlawan Nasional, Josodirjo Foundation dan ZigZag Indonesia menggandeng sederet seniman muda berbakat dalam drama musikal Khatulistiwa : Mengenal Jejak Langkah Negeri. “Awal muasal cerita ini terjadi adalah saya melihat anak-anak saya sendiri. Mereka berkembang dari banyak luar negerk dan adanya globalisasi. Dan saya lihat yang lain tentang cinta dan pahlawan Indonesia. Dimana kalau pohon mau kekar kan akarnya musti kuat,” ujar Tiara Josodirjo pendiri yayasan Josodirno Foundation. Dalam gelaran pers yang diadakan di mal Plaza Indonesia, M.H Thamrin, mereka mengumumkan sederet selebriti diantaranya Rio Dewanto, Kelly Tandiono, Tika Bravani, Epy Kusnandar, Sita Nursanti ‘RSD’ dan lainnya. “Pekerjaan seorang aktor salah satunya adalah bisa menyampaikan energi positif kepada orang-orang...


Kisah Perjuangan dalam Drama Musikal Khatulistiwa

JAKARTA | Kisah heroik dan patriotik tentang perjuangan serta pengorbanan para pahlawan bangsa yang dikemas dengan cara kekinian, renyah dan ringan, tapi tetap menginspirasi, mendidik dan menghibur sangat jarang ditemui. Drama Musikal Khatulistiwa (#MusikalKhatulistiwa) hadir untuk menjawab tantangan itu. Adalah CIMB Niaga, Josodirdjo Foundation & ZigZag Indonesia yang berdiri strategis untuk mewujudkannnya. #MusikalKhatulistiwa mendapatkan dukungan penuh dari Komunitas Historia Indonesia (KHI), komunitas sejarah terbesar di Indonesia. Khatulistiwa merupakan pertunjukan drama dengan musik yang berlatar sejarah panjang bangsa Indonesia. Dimulai dari zaman VOC hingga kemerdekaan. #MusikalKhatulistiwa akan menceritakan 30 pejuang dan pahlawan yang telah gugur demi melahirkan negeri yang merdeka, berdaulat adil dan makmur ini. “Tanpa mereka yang telah berjuang, tidak mungkin ada kita sekarang. Tanpa kita yang berjuang mengisi kemerdekaan, tidak mungkin ada anak cucu kita di...


Kisah Perjuangan Dalam Drama Musikal Khatulistiwa

JAKARTA | Kisah heroik dan patriotik tentang perjuangan serta pengorbanan para pahlawan bangsa yang dikemas dengan cara kekinian, renyah dan ringan, tapi tetap menginspirasi, mendidik dan menghibur sangat jarang ditemui. Drama Musikal Khatulistiwa (#MusikalKhatulistiwa) hadir untuk menjawab tantangan itu. Adalah CIMB Niaga, Josodirdjo Foundation & ZigZag Indonesia yang berdiri strategis untuk mewujudkannnya. #MusikalKhatulistiwa mendapatkan dukungan penuh dari Komunitas Historia Indonesia (KHI), komunitas sejarah terbesar di Indonesia. Khatulistiwa merupakan pertunjukan drama dengan musik yang berlatar sejarah panjang bangsa Indonesia. Dimulai dari zaman VOC hingga kemerdekaan. #MusikalKhatulistiwa akan menceritakan 30 pejuang dan pahlawan yang telah gugur demi melahirkan negeri yang merdeka, berdaulat adil dan makmur ini. “Tanpa mereka yang telah berjuang, tidak mungkin ada kita sekarang. Tanpa kita yang berjuang mengisi kemerdekaan, tidak mungkin ada anak cucu kita di...


Mengingat Sejarah Lewat Drama Musikal

Arus globalisasi yang kian kuat ternyata menggelisahkan Tiara Josodirdjo, pendiri Josodirdjo Foundation, sebuah gerakan sosial untuk menyosialisasikan, membudayakan kekayaan seni, budaya, dan cerita bangsa Indonesia. Tiara gelisah karena dia cemas anak Indonesia akan lebih mengenal tokoh-tokoh Barat ketimbang pahlawan-pahlawannya di negerinya sendiri. Padahal, semangat perjuangan para pahlawan seharusnya diteladani anak muda. Kegelisahan itulah yang membuat Tiara memiliki gagasan mengangkat kisah inspiratif para pejuang bangsa ini ke dalam sebuah pertunjukan. “Saya ingin generasi muda ini ingat siapa kita, nilai-nilai apa yang kita miliki di tengah arus globalisasi,” katanya. Sembilan tahun berkutat dengan ide tersebut, akhirnya Tiara menemukan pihak-pihak yang akhirnya sejalan dengan visi dan misinya itu. Hingga lahirlah pertunjukan “Drama Khatulistiwa”. Inilah sebuah pertunjukan panggung musikal yang akan mengisahkan perjuangan para pahlawan sejak era...


Rayakan Hari Pahlawan dengan Mementaskan Drama Musikal

Rayakan Hari Pahlawan dengan Drama Musikal. Yosodirdjo Foundation, ZigZag Indonesia di dukung CIMB Niaga oersrmbahkan Drama Musikal Khatulistiwa: Mengenal Jejak Langkah Negeri. Dipentaskan 18-20 Niv 2016 di TIM. Drama Mysikal ini di dukung sejumlah bintang papan atas, seperti Kelly Tandiono, Rio Dewanto juga Haykal, jebolan talent show sebuah tv swasta. Oleh ELISA KORAAG Artikel asli dipublikasikan di Pasang Mata


Belajar sejarah negeri dari drama musikal ‘Khatulistiwa’

JAKARTA, Indonesia – Dalam rangka memaknai hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November mendatang, PT Bank CIMB Niaga Tbk bersama Josodirdjo Foundation dan ZigZag Indonesia bersiap menyuguhkan proyek terbaik mereka. Didasari keinginan mengajak masyarakat Indonesia terutama generasi muda, untuk lebih mengenal jejak langkah negeri, sebuah inisiatif sosial berupa pementasan drama musikal bertajuk Khatulistiwa akan digelar. Drama musikal ini akan dipentaskan pada 18-20 November 2016 mendatang di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki. Disutradarai oleh Adjie N.A, drama musikal yang dikemas sebagai edutainment tools yang menarik dan menghibur ini bercerita mengenai kisah patriot para pahlawan dari berbagai daerah dalam kurun waktu era VOC hingga kemerdekaan. Sedikitnya ada 50 lagu Indonesia dan serangkaian tarian Nusantara yang dapat dinikmati selama pertunjukan. “Tantangan terbesar yang dihadapi pelaku industri seni kreatif, tidak hanya sutradara, namun juga pelaku...


'Khatulistiwa: Mengenal Jejak Langkah Negeri' Bangitkan Patriotisme Anak Bangsa

JAKARTA, RadarPena.com – Kurangnya minat masyarakat Indonesia terhadap persoalan sejarah membuat Josodirdjo Foundation dan ZigZag Indonesia mempersembahkan sebuah drama musikal ‘Khatulistiwa: Mengenal Jejak Langkah Negeri’. Tiara Josodirdjo, selaku pendiri dari Josodirdjo Foundation mengatakan ide membuat drama musikal ini sebenarnya sudah terpikirkan sejak lama. “Kepikiran kurang lebih udah lama. Terus ada yang ingetin saya lagi ‘gimana acara drama musik buat anak-anak’. Sempat agak stress. Tapi akhirnya terjadilah semua ini,” ujar Tiara saat konferensi pers di La Moda, Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (4/10) malam. Sang sutradara, Adjie N.A mennyampaikan drama musikal dikemas dengan format mendidik sekaligus menghibur. Serta menampilkan seni dan budaya Indonesia yang khas dengan menceritakan kisah patriot pahlawan dari berbagai daerah dari era VOC hingga kemerdekaan. “Drama musikal ‘Khatulistiwa’ ini...